Sosialisasi Pemasaran UMKM Melalui TikTok di Desa Pojok
Sosialisasi Pemasaran UMKM Melalui TikTok di Desa Pojok
Desa Pojok — Upaya memperluas jangkauan pemasaran produk lokal terus didorong melalui pemanfaatan media digital. Tim KKN II Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan sosialisasi Program Pemasaran UMKM melalui TikTok sebagai langkah praktis agar produk UMKM Desa Pojok semakin dikenal oleh masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Pojok ini dihadiri oleh para pelaku UMKM setempat sebagai bagian dari program kerja KKN II UNDIP di Desa Pojok. Materi disampaikan oleh Khusno Dwi Saputra Suparno, mahasiswa Tim KKN II UNDIP, dengan fokus pada pemanfaatan TikTok sebagai media promosi yang mudah, kreatif, dan memiliki jangkauan luas.
Dalam sosialisasi ini, peserta diperkenalkan pada konsep konten sederhana yang dapat dibuat secara mandiri, mulai dari memperkenalkan identitas UMKM, menampilkan proses pembuatan produk, hingga memberikan informasi harga dan promo. Konten tersebut dirancang agar calon konsumen dapat mengenal produk sekaligus memahami keunggulan yang ditawarkan. Melalui penyampaian materi dan contoh konten seperti ini, pelaku UMKM diajak untuk melihat langsung bagaimana media sosial bisa dimanfaatkan secara praktis untuk berjualan.
Kegiatan ini digelar dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pemasaran digital, sehingga produk-produk lokal Desa Pojok bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. Melalui program ini, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya memahami cara menggunakan TikTok, tetapi juga mampu melihat media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran jangka panjang. Kehadiran konten digital yang rutin dapat membantu produk lokal menjangkau konsumen di luar Desa Pojok dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
Program ini turut mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu mendorong pertumbuhan UMKM dan memperluas peluang pasar sebagai wujud dari pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, memanfaatkan teknologi digital sebagai bentuk inovasi pemasaran yang sejalan dengan semangat industri dan inovasi, serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM sebagai bentuk nyata kemitraan untuk mencapai tujuan bersama.