MAHASISWA KKN UNIVERSITAS DIPONEGORO EDUKASI PENTINGNYA INFORMASI NILAI GIZI (ING) GUNA TINGKATKAN POTENSI UMKM DESA POJOK

MAHASISWA KKN UNIVERSITAS DIPONEGORO EDUKASI PENTINGNYA INFORMASI NILAI GIZI (ING) GUNA TINGKATKAN POTENSI UMKM DESA POJOK

 

SUKOHARJO, 17 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 2 dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja Sosialisasi Pentingnya Informasi Nilai Gizi (ING) pada Kemasan Produk UMKM Makanan. Kegiatan edukatif ini bertempat di Balai Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan di lapangan, di mana sebagian besar pelaku usaha di Desa Pojok belum memahami cara menghitung kandungan nutrisi produknya dan belum mencantumkan label ING pada kemasan. Dengan menyasar sekitar 20 orang pelaku UMKM makanan, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta pemahaman praktis mengenai pencantuman nilai gizi demi meningkatkan daya saing produk lokal.

Khansa Ayu Zzaffire Anindya Azzahra, mahasiswi Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran sebagai pelaksana program tersebut, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi warga desa. "Saya melihat potensi UMKM makanan yang sangat besar di Desa Pojok, namun terkendala oleh kurangnya pemahaman tentang standar label kemasan. Oleh karena itu, melalui program sosialisasi ini, Saya mendampingi warga untuk lebih sadar akan pentingnya pencantuman Informasi Nilai Gizi," ujarnya. Pelaksanaan program ini juga menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kesadaran gizi, serta tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membantu UMKM meningkatkan standar produk mereka.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi serta distribusi media edukasi berupa leaflet, kemudian dilanjutkan dengan sesi interaktif bersama warga. Meskipun terdapat dinamika di lapangan berupa mundurnya waktu pelaksanaan dari rundown sehingga acara baru selesai pada malam hari karena harus bergantian dengan penyampaian materi dari mahasiswa KKN lainnya hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta. Warga tampak sangat antusias dan memberikan respons positif dengan mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir.

Respons positif tersebut salah satunya diutarakan oleh Ibu Diah, salah satu pelaku UMKM di Desa Pojok yang hadir pada malam itu. "Awalnya saya bingung dan tidak kepikiran soal nilai gizi, tapi setelah dijelaskan dan diberi leaflet panduan, saya jadi paham. Ternyata informasi ini sangat penting supaya produk jualan kami terlihat lebih profesional dan pembeli semakin percaya," ungkapnya dengan antusias.

Kepala Desa Pojok, Bapak Tukiman, yang turut hadir mengawal jalannya acara, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dari para mahasiswa. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar membuka wawasan baru bagi warga kami, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengemasan produk makanan. Kami berharap apa yang diajarkan bisa terus diterapkan secara berkelanjutan," tuturnya.

Acara sosialisasi ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan cinderamata atau media edukasi secara simbolis, serta ramah tamah.

Penulis/Reporter: Khansa Ayu Zzaffire Anindya Azzahra

Kontak Media / Humas Kelompok: kknpojokundip@gmail.com